Home / Uncategorized / 7 Bank Syariah Lakukan Pembangunan BIJB

7 Bank Syariah Lakukan Pembangunan BIJB

7 Bank Syariah Lakukan Pembangunan BIJB – PT BIJB memperoleh utang dana dari sindikasi perbankan syariah daerah sebesar Rp 906 miliar. Dana itu bakal dipakai untuk membiayai pembangunan Bandar Hawa Internasional Jawa Barat (BIJB), di Kabupaten Majalengka.

Perbankan syariah yang ikut serta dalam pembiayaan ini terbagi dalam tujuh perbankan syariah daerah. Seperti Bank bjb Syariah, Bank Jambi Syariah, Bank Kalimantan barat Syariah, Bank Kalsel Syariah, Bank Sumut Syariah, Bank Jateng Syariah serta Bank Sulselbar Syariah.

Dari beberapa bank syariah daerah itu, Bank Syariah Jateng jadi bank yang memberi pembiayaan terbesar sebesar Rp 366 miliar. Sedang Bank bjb syariha cuma memberi pertolongan pembiayaan sebesar Rp 40 miliar.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebutkan, keseluruhan keperluan dana untuk pembangunan BIJB meraih Rp 2, 5 triliun. Pihaknya sudah menggelontorkan beberapa ratus miliar untuk bangun bandara yang dijagokan dapat mendongkrak perekonomian di propinsi ini.

” BIJB kan perlu cost cukup besar. Kurang lebih masih tetap kurang cost Rp 1, 4 triliun. Beberapa kekurangan itu telah dipenuhi oleh sindikasi perbankan syariah daerah ini sebesar Rp 906 miliar, ” kata Aher, sapaan Heryawan, selesai menghadiri Penandatanganan Akad Pembiayaan BIJB pada PT BIJB dengan Sindikasi Perbankan Syariah, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (13/6/2017).

Diakuinya lega dengan terdapatnya pertolongan pembiayaan ini. Karna awalannya, PT BIJB jadi perusahaan daerah kesusahan mencari dana untuk pembangunan bandara ini. Tetapi lihat potensi yang ada, pada akhirnya beberapa investor sama-sama berebut untuk berinvestasi pada proyek itu.

” Di awal-awal kita susah mencari pembiayaan. Namun karna usaha kita yang terus-terusan, hingga investor termasuk juga perbankan lihat BIJB jadi lokasi usaha yang prospektif pada akhirnya jadi berebut, ” tutur Aher.

Dia memberikan, sekarang ini terdapat beberapa pihak yang tertarik menolong membiayai pembangunan bandar hawa internasional ini. Dari mulai sindikasi perbankan konvensional, reksa dana penyertaan terbatas (RDPT), investor asing serta saat ini sindikasi perbankan syariah.

” Semuanya pada ketertarikan, karna yang ketertarikan itu dalam negerinya ada tiga untuk luar negeri (investor asing) kita abaikan dahulu, ” ucap Aher.

Direktur Paling utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra menjelaskan, selama ini pembiayaan pembangunan BIJB 70 prosentasenya datang dari Pemprov Jawa barat. Bekasnya datang dari investor.

” Memanglah ada dinamika mengagumkan. Kita begitu berterima kasih sindikasi perbankan syariah dapat memercayakan ke BIJB, ” tuturnya.

Dia memberikan, sekarang ini sistem pembangunan masih tetap selalu berjalan. Ada tiga paket pekerjaan yang perlu dikerjakan. Seperti pembangunan bagian hawa, terminal paling utama serta fasilitas penunjang yang lain.

” Harapan kita dapat soft opening kuartal pertama 2018 serta grand rilis Juni 2018, ” tutur Virda.

Bandar Hawa Internasional Jawa Barat atau dikenal juga Bandar Hawa Internasional Kertajati yaitu bandar hawa yang di bangun di daerah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dengan luas keseluruhannya 5. 000 ha dalam step awal bakal dipakai cuma 646 ha.

About admin