Home / kriminal / Kekerasan Seks Pada Anak Jalanan

Kekerasan Seks Pada Anak Jalanan

Gangguan yang dihadapi mayoritas anak jalanan tidak cuma gaya hidup di bawah tekanan maupun bertahan dengan suatu yang terbatas, misalnya makan serta tempat tinggal. Mereka juga jadi kelompok yang mudah mengalami kekerasan seksual. Akan tetapi, gangguan ini masih tidak ada perhatian.

Mereka adalah suatu kelompok yang mudah sebab tidak mendapat informasi, pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi,” ungkap Peneliti Pusat Penelitian HIV-AIDS (PPH). Menurut hasil penelitian mulanya yang dilakukan PPH Atmajaya, remaja jalanan yang lebih tua sering kali melampiaskan keinginan bercinta pada remaja yang muda – muda. Mereka yang jadi korban kekerasan juga susah melawannya, sebab kebutuhan uang serta makanan.

Riset awal ini dilakukan dengan 43 remaja jalanan yang ada pada kawasan Jakarta yang berumur 15-18 tahun. Beberapa anak jalanan yang putus sekolah, lalu bekerja menjual koran, pedagang asongan, menyemir sepatu, jadi seorang tukang parkir, pemulung sampai mengemis untuk memperoleh uang.

Banyak di antara mereka juga melakukan hubungan seks yang memiliki resiko. Area seks dapat dilakukan mulai dari tempat nongkrong, pinggir empang, kolong jembatan, halte, serta hotel. Perbuatan ini tentu menjadikan mereka lebih memiliki resiko terserang penyakit HIV. Apalagi, perbuatan seperti ini dapat terjadi secara berkesinambungan.

About admin