Home / indonesia / Meroketnya Harga Jengkol

Meroketnya Harga Jengkol

Meroketnya Harga Jengkol –┬áSalah satu penjual makanan yang memiliki sebuah warteg di sekitaran Bogor menyampaikan sejumlah keluhan yang dalam tiga hari belakangan ini warung yang dimilikinya tidak membuat olahan masakan berupa semur jengkol. Pasalnya hal ini terjadi karena melonjaknya pasaran yang menjual bahan mentah jengkol. Bahkan menurut sebuah pengakuan ada yang mengatakan kalau pasaran harga jengkol justru melebihi harga daging ayam.

Ibu tuti yang memiliki warteg tersebut menerangkan kalai kenaikan yang sanagt tinggi terjadi pada harga jengkol di pasaran. Kalau sebelum harganya naik biasanya dirinya mendapatkan jengkol dengan harga 18 hingga 20 ribu untuk setiap kilonya, saat ini harga tersebut melonjak hingga mencapai harga 35 ribu untuk setiap kilonya. Padahal daging ayam buras yang biasa dibeli Cuma seharga 30 ribu setiap kilonya.

Apabila setiap kilo jengkol seharga 35 ribu maka pemilik warteg ini mengatakan bahwa dirinya tidak kuat membeli bahan tersebut. Kebutuhan para konsumen tetapnya sangat besar terhadap masakan yang berbahan utama jengkol. Namun apa boleh buat, melonjak harga pasaran jengkol menjadikan ibu tuti tak mampu membelinya.

Pasalnya olahan jengkol adalah masakan yang sangat kerap disorder oleh sejumlah konsumennya. Namun dalam kurun waktu tiga hari belakangan dirinya tak menyajikan olahan tersebut karena lonjakan harga yang tinggi.

About admin