Home / kosmetik / Peredaran Kosmetik Ilegal

Peredaran Kosmetik Ilegal

Peredaran Kosmetik Ilegal – Balai Besar Pengawas Obat serta Makanan (BBPOM) Bandung menggagalkan peredaran beberapa puluh ribu obat serta kosmetik ilegel yang didapat dari beragam toko di beberapa daerah di Jawa barat. Keseluruhan tanda bukti obat serta kosmetik ilegal yang diambil alih petugas itu meraih miliaran rupiah.

” Banyak kita dapatkan ada obat tradisional tanpa ada izin edar. Ada kosmetik juga yg tidak mempunyai pemberitahuan. Semua kita peroleh di fasilitas serta distribusi, ” tutur Kepala BBPOM Bandung Abdul Rahim pada wartawan di kantor BBPOM Bandung, Jalan Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung, Senin (31/10/2016).

Abdul mengungkap, tanda bukti itu diambil alih dari 84 fasilitas atau toko kosmetik, toko herbal, distributor obat tradisional, yang sudah jadi sasaran operasi pihaknya. Tempat fasilitas itu menebar di delapan daerah mencakup Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, serta Kota Bandung.

Bahkan juga, menurutnya, pihaknya temukan obat serta kosmetik ilegal yang di jual bebas di apotek dan klinik kecantikan. ” Totalnya ada 29. 938 (obat serta kosmetik ilegal). Bila dirupiahkan meraih 1, 3 miliar. Ini semua tak ada izin dari BBPOM serta untuk obat tradisional mencantumkan izin yang fiktif atau dipalsukan, ” papar Abdul.

Ia mengatakan beberapa yang memiliki serta penjual diberikan hukuman admnistrasi dan dilarang mengulangi perbuatan pelanggaran. Selama ini BBPOM baru mengecek masalah izin edar dari obat serta kosmetik itu.

BBPOM belum dapat meyakinkan aman atau tidaknya bahan kandungannya product ilegal itu. ” Bila penjual serta pemiliknya tak tahan, cuma diberikan peringatan. Kita bina lantas diberikan hukuman administrasi. Bila kandungannya tak lewat sistem penilaian, pasti kita akan tidak jamin keamanannya. ” tutur Abdul.

BBPOM berjanji selekasnya menelusuri pabrik pembuat obat serta kosmetik ilegal ini. Temuan kosmetik yang sukses diamankan BBPOM sejumlah 17. 815 buah, obat tradisional atau herbal sejumlah 10. 746 buah, sesaat temuan obat keras (tanpa ada kewenangan) sejumlah 1. 269 buah serta temuan pangan 108 buah.

” Type pelanggarannya dari mulai mengadakan, memakai serta jual product kosmetik serta obat yg tidak tercatat, jual racikan yang tidak cocok ketetapan, serta tak ada izin fasilitas yang sesuai sama kewenangan, ” ucap Abdul.

Tanda bukti itu nanti selekasnya dimusnahkan. BBPOM Bandung sudah lakukan operasi penertiban obat serta kosmetik ilegal di beberapa lokasi di Jawa barat mulai sejak April sampai Oktober 2016.

About admin