Home / berita umum / Polres Banyuwangi Bongkar Praktek Dukun Pengganda Uang, 2 Orang Ditangkap

Polres Banyuwangi Bongkar Praktek Dukun Pengganda Uang, 2 Orang Ditangkap

Polres Banyuwangi Bongkar Praktek Dukun Pengganda Uang, 2 Orang Ditangkap – Praktik dukun pengganda uang dibongkar Polres Banyuwangi. Dua terduga diamankan yaitu Nuryasin alias Gus Nur (46) penduduk Dusun Mondoluko, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah serta Misman Didi Prayogo alias Herman (39) penduduk Lingkungan Krajan, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi menjelaskan, perkara ini tersingkap atas laporan 5 korban. Korban tidak cuma dari Banyuwangi, tetapi ikut dari lokasi Nusa Tenggara Timur (NTT) .

” Keseluruhan kerugian lima korban ini sampai Rp 415 juta. Beberapa korban ada yang menyetorkan uangnya dengan tunai juga ada yang menyetornya dengan transfer. Pemeran berlaga pada rata-rata April hinga Nopember 2018, ” kata kapolres terhadap wartawandi mapolres, Jumat (8/2/2019) .

Modus yang dilaksanakan pemeran dengan menipu korban dengan menekankan beberapa terduga kalau pemeran bisa melipatgandakan uang. Tekniknya, kata kapolres, terduga tunjukkan metode melipatgandakan uang pada korban. Pemeran masukkan uang pada ember yang udah disediakan. Sesudah itu di atasnya di taruh kertas serta daun pandan.

” Sesudah itu korban dipangggil dalam kamar yang berlampu redup. Selanjutnya pemeran mengaduk-aduk ember yang udah ditutup kain. Sesudah itu kain diangkat dipertunjukan pada korban uang yang awal mulanya disediakan seakan-akan diambil dengan gaib. Korban yakin atas tindakan terduga. Selanjutnya terduga mohon beberapa uang pada korban dengan tujuan buat digandakan, ” jelasnya.

Selesai menyerahkan uang, beberapa korban lihat proses terduga melipatgandakan uang. Ritual ini dilaksanakan di kamar hotel atau dalam rumah korban. Selanjutnya korban dikasihkan kardus yang tertutup rapat buat dibawa pulang. Kardus itu tidak bisa dibuka sepanjang 9 sampai 27 hari. Pemeran menyebutkan nanti dalam kardus ini ada uang. Walau sebenarnya kardus itu berisi tumpukan kertas.

Polisi mengakui masihlah meningkatkan perkara ini. Lantaran dari pernyataan terduga, korbannya lebih dari lima orang. Kapolres percaya terdapat banyak korban-korban yang lain. Terduga dijaring dengan masalah penipuan sama seperti disebut dalam masalah 378 junto 65 KUHP.

Dalam penipuan ini, Nuryasin alias Gun Nur adalah aktor pentingnya. Ia bertindak jadi sebagai dukun. Sesaat terduga Misman Didi Prayogo alias Herman bekerja menekankan calon korban kalau terduga Nuryasin dapat melipatgandakan uang.

” Catatan Kami, terduga NY sempat mengerjakan modus yang sama pada 2012 serta melakukan hukuman di Lapas, ” katanya.

Tanda untuk bukti yang ditangkap berwujud suatu tong plastik warna hijau terdapat daun pandan serta selembar kertas, suatu kardus terdapat serpihan atau sobekan kertas serta kartun, serta print out bukti transfer dari semasing korban.

About admin