Home / Uncategorized / Seorang Gelandangan Di Trenggalek melahirkan Bayi Sendiri

Seorang Gelandangan Di Trenggalek melahirkan Bayi Sendiri

Seorang Gelandangan Di Trenggalek melahirkan Bayi Sendiri – Seseorang gelandangan diketemukan melahirkan bayi wanita di teras tempat tinggal warga di Kabupaten Trenggalek. Sistem persalinan dikerjakan sendiri tanpa ada pertolongan orang yang lain.

Menurut salah seseorang saksi, Marni, momen itu berlangsung sekitaran Jam 14. 00 WIB di teras tempat tinggal punya Tofa di Jalan Raya Trenggalek-Tulungagung Desa Karangsoko, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

” Ibu bayi itu waktu di tanya mengakui namanya Inem, warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bayi yang dilahirkan berjenis kelamin wanita serta sekarang ini telah dibawa ke rumah sakit, ” tuturnya, Selasa (8/8/2017).

Menurut dia, gelandangan itu di ketahui sudah ada dimuka tempat tinggal warga mulai sejak Selasa pagi. Awalannya ia tidak menyimpan berprasangka buruk dengan kehadiran orang itu serta diaggap jadi orang dengan masalah jiwa umum.

” Setelah salat Zuhur itu saya main ke tempat tinggal Mbak Mur (istri Tofa) lewat pintu samping, baru saja didalam tempat tinggal mendadak mendengar nada tangis, saya sangka kucing, namun sesudah saya tengok nyatanya itu bayi, ” katanya.

Disebutkan, sistem persalinan gelandangan itu dikerjakan sendiri tanpa ada pertolongan dari warga ataupun tenaga medis. Karna warga baru ketahui peristiwa itu sesudah terdengar nada tangisan bayi.

” Tali pusarnya nampaknya juga dipotong sendiri, tidak paham bagaimana langkahnya, saya ketahui telah terputus. Kami ingin mendekati saja awalannya tidak diijinkan sama ibunya. Lalu ada warga yang memberi kain untuk membungkus bayinya, ” tuturnya.

Warga yang ketahui peristiwa itu segera menghubungi aparat berkaitan untuk memohon pertolongan. Tim medis dari bidan desa, polisi dan TNI segera memberi pertolongan serta dibawa ke Tempat tinggal Sakit Daerah (RSUD) dr Soedomo Trenggalek manfaat sistem perawatan selanjutnya.

Disamping itu, Kasubbag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi mengakatan, sekarang ini masalah itu tetap dalam sistem penyelidikan. Pihaknya belum juga dapat meyakinkan bukti diri ibu bayi dan aslinya.

” Bila waktu di tanya warga memanglah mengakui bernama Indem dari Magelang, namun itu benar apa tidak masih tetap belum juga dapat di pastikan. Kami juga akan bekerjasama dengan lintas lembaga untuk mengatasi masalah ini, ” katanya.

About admin