Home / berita umum / TNI Masih Di Perlukan Untuk Keamanan Di Papua

TNI Masih Di Perlukan Untuk Keamanan Di Papua

TNI Masih Di Perlukan Untuk Keamanan Di Papua – PKB memandang terpenting kedatangan TNI-Polri di Papua,terutamanya Kabupaten Nduga. Walau demikian masalah keinginan penarikan pasukan TNI-Polri, PKB memberi dukungan apa pun ketetapan pemerintah.

“Seutuhnya ketetapan pemerintah, berdasar pada kordinasi serta komunikasi yang dalam dengan beberapa pihak termasuk juga pemprov serta pemkab. PKB tempatnya memberi dukungan ketetapan terunggul untuk terwujudnya situasi damai di papua. Dengan normal ialah terpenting kedatangan TNI Polri untuk mengawasi situasi damai,” kata Wasekjen PKB Daniel Johan waktu dihubungi, Senin (14/12/2018).

Daniel menjelaskan kehadiran TNI Polri di Papua masih tetap begitu penting ditambah lagi di dalam perayaan Natal seperti sekarang ini. Ia mengharap pekerjaan yang digerakkan aparat di Papua memprioritaskan pendekatan sosial pada penduduk.

“Pekerjaan TNI polri untuk pastikan keamanan serta kedamaian penduduk ditambah lagi di dalam penduduk Papua menyongsong Natal. Karenanya kita mengharap TNI-Polri betul-betul lebih memprioritaskan pendekatan kultur sosiologis serta antropologis, untuk lebih mengerti psikologis saudara Papua kita dari sana,” katanya.

Pasukan TNI-Polri sampai sekarang masih tetap ada di Nduga walau Gubernur Papua minta supaya ditarik saja. Masalah keinginan Lukas ini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sudah menghalaunya. Ia menyebutkan kehadiran TNI-Polri malah membuat situasi aman.

Kedatangan TNI-Polri itu malah memberi perasaan nyaman serta aman, hingga penduduk dapat menjalankan beribadah Natal dengan tenang, janganlah dibolak-balik,” tutur Moeldoko pada detikcom, Senin (24/12).

Pria yang bekas Panglima TNI itu menjelaskan kedatangan TNI serta Polri sama dengan pekerjaannya untuk memberi service publik. Gubernur serta TNI-Polri mesti kerja bahu-membahu, bukannya justru berjalan sendiri-sendiri.

“Membuat perasaan aman nyaman serta teratur itu sisi dari pekerjaan service publik oleh gubernur, serta TNI-Polri ialah instrumen yang dapat dimainkan, kok justru meminta ditarik. Saya duga saran itu jadi kurang pas,” kata Moeldoko.

About admin