Home / berita umum / Truk Tabrak Mobil Patwal Polisi di Mojokerto, Siapa yang Salah?

Truk Tabrak Mobil Patwal Polisi di Mojokerto, Siapa yang Salah?

Truk Tabrak Mobil Patwal Polisi di Mojokerto, Siapa yang Salah? – Asosiasi Pengemudi Nasional (APN) memandang kecelakaan pada truk dengan mobil Patwal Sat Sabhara Polresta Mojokerto adalah kekeliruan pihak polisi. Demikian sebaliknya, polisi menyebutkan kecelakaan itu berlangsung mutlak karena kekeliruan pengemudi truk.

“Kekeliruan mutlak pengemudi truk. Kecelakaan itu dikarenakan oleh kelengahan pengemudi truk yang tidak dengar terdapatnya nada sirine mobil pengawalan,” kata Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono waktu dihubungi, Sabtu (12/1/2019).

Ia menuturkan, sopir truk tidak mengerti hak prioritas jalan. Menurut Sigit, pengawalan mobil tahanan adalah salah satunya kendaraan yang perlu diutamakan di jalan. Seperti yang ditata dalam Masalah 134 UU RI No 22 tahun 2009 mengenai Lantas Lintas serta Angkutan Jalan.

“Ya tentu (pengawalan mobil tahanan masuk prioritas di jalan). Tidak semua ditulis detil, itu petugas yang tengah melalukan pekerjaan penegakan hukum,” terangnya.

Sigit menjelaskan, karena kelengahan sopir truk, pihaknya mengaplikasikan Masalah 310 ayat (1) UU RI No 22 tahun 2009 mengenai Lantas Lintas serta Angkutan Jalan. Sopir truk terancam hukuman penjara saat 6 bulan serta atau denda sangat banyak Rp 1 juta. Walau tidak meredam si sopir, polisi mengamankan truk bersama STNK-nya menjadi tanda bukti.

“Pengemudi kendaraan truk tidak waspada dalam mengemudikan kendaraan hingga tidak dengar nada sirene mobil pengawalan,” tegasnya.

Sigit pun menolak pengawalan mobil tahanan dikerjakan tidak sesuai dengan SOP. Menurutnya, pengawalan roda dua oleh polisi bersenjata barah laras panjang memang ada di belakang untuk pengamanan mobil tahanan.

Mobil patroli serta pengawalan (Patwal) Unit Sabhara Polresta Mojokerto ditabrak truk waktu mengawal mobil tahanan di simpang 4 Kartini, Kamis (10/1) seputar jam 10.30 WIB. Beberapa detik kecelakaan ini terekam camera CCTV.

Waktu peristiwa mobil patwal Sat Sabhara tengah mengawal mobil tahanan Kejaksaan. Mobil Mitsubishi Lancer nopol X 1002-61 itu meluncur dari arah alun-alun ke arah ke Pengadilan Negeri Mojokerto. Mobil sedan itu dikemudikan Briptu GG. Sesaat di kursi penumpang ialah Perwira Pengontrol (Padal) Ipda HR.

Sampai di simpang 4 Kartini, mobil Patwal itu ditabrak truk pengangkut batu atau tensla. Truk yang dikemudikan AA (42), masyarakat Desa/Kecamatan Cerme, Gresik meluncur dari barat ke timur, atau dari Jalan Kartini.

Diyakinkan tidak korban luka ataupun jiwa dalam kecelakaan ini. Akan tetapi pintu depan bagian kanan mobil patwal ringsek. Polisi juga mempersalahkan sopir truk. Si sopir dipandang lupa sebab tidak memprioritaskan pengawalan mobil tahanan. Tidak hanya memberi Hukuman tilang, polisi pun meneror akan mencabut SIM sopir truk itu.

About admin