Home / berita umum / Minggu Ini Ada Fenonema Planet Venus, Jupiter, dan Bulan Berjejer

Minggu Ini Ada Fenonema Planet Venus, Jupiter, dan Bulan Berjejer

Minggu Ini Ada Fenonema Planet Venus, Jupiter, dan Bulan Berjejer – Minggu-minggu ini adalah periode yang istimewa buat beberapa pengamat langit. Sesudah disuguhi gerhana bulan terpanjang di era 21 serta hujan meteor Perseids, akan ada fenonema planet Venus, Jupiter, serta bulan bejejer pada sebuah garis lurus.

Mulai malam kelak (14/8) sampai Kamis (16/8) malam, bulan sabit akan terlihat seolah berjalan dari arah planet Venus mendekat mengarah planet Jupiter. Gerakan ini dikarenakan oleh contoh bulan dalam orbitnya melingkari Bumi.

Tidak cuma itu saja, waktu lihat bulan sabit kelak, coba untuk memerhatikan bagian bulan yang tidak jelas. Itu merupakan bagian malam hari di bulan yang dimaksud earthshine.

Earthshine merupakan sisi gelap bulan yang masih tetap dikit tampak karena 2x terserang pantulan sinar matahari-dari matahari ke bulan, bulan memantulkannya ke bumi, serta bumi memantulkannya kembali pada bulan.

Seperti bulan penuh (purnama) bisa menerangi langit bila disaksikan dari bumi, demikian juga Bumi penuh bisa menerangi langit bila disaksikan dari bulan pada momen kesempatan ini.

Masalahnya babak Bumi penuh bisa dengan lebih efisien menerangi bulan daripada bulan purnama menerangi Bumi. Hal tersebut karena bumi mempunyai permukaan yang 13 kali lebih luas dibanding permukaan bulan, serta Bumi bisa memantulkan sinar matahari 3x semakin banyak dibanding bulan. Karena itu, babak Bumi penuh di langit bulan kurang lebih 40 kali lebih jelas daripada babak bulan purnama di langit Bumi.

Dalam kenyataan saat tiga malam ke depan, planet yang akan sangat jelas tampak merupakan Venus, serta ia bisa menjadi planet yang jaraknya sangat dekat dengan bulan pada malam hari ini.

Ketika kita lihat bulan sebelum matahari tenggelam, yang tetap tampak merupakan bulan sabit menuju purnama. Kebalikannya, setiap saat Venus muncul serta terlihat seperti bintang sesudah matahari tenggelam, bila disaksikan memakai teleskop ia akan tetap tampak pada babak hampir penuh.

Ketidaksamaan ini dikarenakan oleh gerakan bulan yang melingkari bumi, serta gerakan Venus yang melingkari matahari. Tahun ini, Venus mulai terlihat menjadi bintang di langit malam semenjak 9 Januari lantas, serta akan menghilang dari langit pada 26 Oktober yang akan datang.

Bila dilihat memakai teleskop, dalam beberapa bulan depan menjadi waktu pas untuk memerhatikan Venus karena planet ini akan masuk babak sabit pada bulan September serta Oktober.

About admin