Home / berita umum / Mortir Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Pinggir Bengawan Solo

Mortir Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Pinggir Bengawan Solo

Kembali, penduduk Bojonegoro temukan satu bahan peledak berwujud mortir di tepi Bengawan Solo. Mortir ini bersifat bundar dengan berat sampai 10 kg.

Mortir itu diketemukan Aryanto (53) , penduduk Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro kala tengah menopangkan perahu kayunya di tepi sungai.

” Ini barusan cocok minggirkan perahu kok ada besi bundar begitu seperti bola namun sudah berkarat. Risau berlangsung suatu saya lapor fitur serta selanjutnya pak polisi nyampe sini ini, ” kata Aryanto, Kamis (18/10/2018) .

Petugas dari Polsek Trucuk serta Polres Bojonegoro yg datang di area langsung menempatkan garis polisi biar penduduk tdk mendekat.

Sehabis ramai didatangi penduduk, muncul berita kalau mortir itu sudah seminggu tergeletak di area, akan tetapi baru di ketemukan oleh Aryanto.

Mortir itu selanjutnya ditangkap serta dibawa ke Mapolres Bojonegoro.

” Benda yg disangka mortir itu telah kita amankan serta dibawa ke Mapolres Bojonegoro untuk perlakuan selanjutnya, ” tegas Kapolres Bojonegoro Ary Fadli yg pimpin langsung operasi pengamanan mortir ini.

Mortir yg disangka peninggalan Perang Dunia ke-2 itu awalannya terkubur di sungai. Akan tetapi lantaran musim kemarau, disangka benda itu selanjutnya muncul ke permukaan. Masalah ini didukung dengan testimoni penduduk yg sekian kali temukan bahan peledak di sekitaran Bengawan Solo.

Menanggapi peristiwa ini, Ary pun menyarankan pada penduduk kalau paham atau temukan beberapa benda yg disangka menjadi mortir, granat, peluru tajam, amunisi serta bahan peledak yang lain, biar melapor ke polisi.

” Kami ingin penduduk yg paham atau temukan beberapa benda yg disangka amunisi atau bahan peledak biar melapor ke polsek paling dekat, ” pesannya.

About admin