Home / Uncategorized / Susi Pudjiastuti Berkunjung Ke Natuna

Susi Pudjiastuti Berkunjung Ke Natuna

Susi Pudjiastuti Berkunjung Ke Natuna – Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti hari ini lakukan kunjungan kerja ke Natuna, Propinsi Kepulauan Riau. Susi bertolak dari Pontianak dengan penerbangan pesawat Sushi Air, karena tak ada penerbangan komersial sehari-hari Minggu di Natuna.

Pantauan, Minggu (28/1/2018). Sesampainya di Lanud Raden Sjadad jam 08. 43 WIB, orang nomor satu di Kementerian Kelautan serta Perikanan itu dengan rombongan sesaat beristirahat serta mengobrol di ruangan VIP sebelumnya menuju alif stone park, satu diantara pantai sebagai maksud pariwisata disini.

” Telah satu bulan saya tidak terkena air laut, tempo hari pilihannya Belitung, karna disana telah ramai, Natuna jadi pilihan, telah lama tidak ke laut, ” kata Susi.

Alif Stone Park adalah taman bebatuan yang terdapat di pinggir pantai. Lokasi wisata ini ada di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Propinsi Kepulauan Riau.

Alif Stone Park memiliki luas lokasi sekitaran tiga hektar. Di taman ini beberapa ribu batu yang datang dari jaman pra histori megalitikum teratur cantik di selama tepian pantai. Disini, Susi juga akan bermain air, dari mulai renang, sampai paddling di sela-sela kesibukannya.

Susi dijadwalkan juga akan bermain air di alif stone sebelumnya lakukan peninjauan ke Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) yang berada di Selat Lampa. SKPT Natuna dibuat mulai sejak Agustus 2016 lantas diatas lahan seluas 16, 8 hektar (ha). Dari keseluruhan luas itu, sekarang ini telah terbangun 5, 8 ha yang terbagi dalam 2, 8 ha lokasi eksisting serta 3 ha lokasi baru hasil reklamasi.

Di pulau terluar Indonesia sisi Natuna Utara itu, dibuat kios BBM, gedung pengelola dengan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pusat perbaikan jaring, mesin serta cadangan, toilet umum, cold storage, pabrik es, air bersih, SPBM (sekarang ini masih tetap truk tangki) serta jalan selebar 6 mtr. sebagai jalan masuk kedalam kompleks Selat Lampa.

Dibuatnya SKPT Selat Lampa di Natuna juga akan mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan serta perikanan Natuna yang sampai kini begitu kaya, tetapi pemanfaatannya masih tetap amat sedikit.

Sesuai sama Ketentuan Menteri (Kepmen) No. 51 Th. 2016 mengenai Penetapan Tempat Pembangunan Sentra Kelautan serta Perikanan Terpadu di Pulau-Pulau Kecil serta Lokasi Perbatasan yang sudah diputuskan pada 27 September 2016.

Dalam Kepmen itu, sudah diputuskan 20 tempat pembangunan sentra kelautan serta perikanan terpadu di pulau-pulau kecil serta lokasi perbatasan. Mengenai 20 tempat yang diputuskan yaitu Simeuleu, Kabupaten Simeuleu, Propinsi Aceh, Kota Sabang, Propinsi Aceh, Mentawai, Kabupaten Mentawai, Propinsi Sumatera Barat.

Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Propinsi Bengkulu, Natuna, Kabupaten Natuna, Propinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Kepulauan Anambas, Propinsi Kepulauan Riau, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Propinsi Kalimantan Utara, Talaud, Kabupaten Kepulauan Talaud, Propinsi Sulawesi Utara.

Tahuna, Kabupaten Sangihe, Propinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Buton Selatan, Propinsi Sulawesi Tenggara, Rote, Kabupaten Rote Ndao, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Tual, Kota Tual, Propinsi Maluku.

Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, Propinsi Maluku, Morotai, Kabupaten Pulau Morotai, Propinsi Mauluku Utara, Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Propinsi Maluku, Biak, Kabupaten Biak Numfor, Propinsi Papua, Kabupaten Sarmi, Propinsi Papua, Timika, Kabupaten Mimika, Propinsi Papua, serta Merauke, Kabupaten Merauke, Propinsi Papua

About admin